Sedekah dalam bahasa Arab disebut shadaqoh berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

SADAQAH KAUM DHUAFA

Sedekah itu pasti bisa diganti.

Ingat terus ayat ini,

ا لِفُهُ الرَّازِقِينَ

“ Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya. ” (QS. Saba’: 39)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Selama engkau menginfakkan sebagian hartamu pada jalan yang Allah perintahkan dan jalan yang dibolehkan, maka Allah-lah yang akan memberi ganti pada kalian di dunia, juga akan memberi imbalan berupa pahala dan balasan di akhirat kelak.” ( Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim , 2:287-288)

Ibnu Katsir rahimahullah  setelah mengutarakan hal di atas, beliau membawakan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الَ اللهُ : ا اْبْنَ لَيْكَ

Allah Ta’ala berfirman: Bersedekahlah–wahai anak Adam–, Aku akan membalas sedekah kalian. ” (HR. Bukhari, no. 5352 dan Muslim, no. 993)

Dalam ayat lain disebutkan pula,

ا الَّذِي اللَّهَ ا ا اعِفَهُ لَهُ افًا اللَّهُ لَيْهِ

“ Barang siapa meminjami Allah dengan kredit yang baik maka Allah melipatgandakan ganti dia dengan banyak. 

Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan. ” (QS. Al-Baqarah: 245)

Hadits lainnya menyebutkan hal yang sama. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ا الْعِبَادُ لاَّ لَكَانِ لاَنِ لُ ا اللَّهُمَّ ا لَفًا لُ الآخَرُ اللَّهُمَّ ا لَفً

“ Tidaklah para hamba berpagi hari di dalamnya melainkan ada dua malaikat yang turun, salah satunya berkata, “Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang senang berinfak.

” Yang lain mengatakan, “Ya Allah, berilah kebangkrutan kepada orang yang pelit .” (HR. Bukhari, no. 1442 dan Muslim, no. 1010).

Dari Asma’ binti Abi Bakr radhiyallahu ‘anha , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ا ا لاَ الل لَيْكِ لاَ اللهُ لَيْكِ

“ Sedekahkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau menyedekahkan). 

Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan berkah rezeki tersebut. Janganlah memuji anugerah Allah untukmu. 

Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu .” (HR. Bukhari, no. 1433 dan Muslim, no. 1029)

BERBAGI KEBAHAGIAAN BERSAMA KAUM DHU’AFA

Untuk informasi lebih lanjut tentang yayasan kami silahkan kunjungi web asofamedia.com